Respon Social Distancing, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Lakukan Ujian Skripsi Online

Minggu, 12 April 2020 21:21 WIB

Wabah Covid-19 yang berdampak pada pembelajaran di Indonesia, direspon cepat oleh Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Ujian skripsi berbasis dalam jaringan (daring) atau online pun dimanfaatkan dengan baik.

Cahya Intan Syafinaz, salah satu mahasiswi yang melakukan ujian skripsi di rumah kos di Malang mengaku proses ujian skripsi online lebih fleksible. “Keuntungan dari ujian skripsi online adalah lebih fleksibel yang mana saya tidak perlu mencetak naskah skripsi terlalu banyak untuk disajikan kepada penguji, hanya cukup mengirimkannya dalam bentuk pdf melalui platform WA atau email para penguji, ini sangat paperless dan canggih. Di sisi lain, proses ini juga dapat mengurangi rasa grogi atau canggung karena tatap muka secara tidak langsung seperti video call pada umumnya,” ungkap Cahya mahasiswi asal Lamongan itu.

Namun demikian, menjalani ujian online menurut Cahya juga harus dipersiapkan secara matang, terutama mengenai hal teknis. “Tantangannya adalah menjaga jaringan atau koneksi internet supaya tetap stabil ditunjang juga dengan device (laptop/hp) yang memiliki performa bagus. Selain itu, saya juga perlu mempersiapkan dan memastikan suasana sekeliling kamar kondusif tidak ada suara bising yang menganggu,” ungkap mahasiswi yang dibimbing oleh Dra. Dwi Poedjiastutie, M.A., Ph.D dan Adityo, M.A itu.

Lain halnya dengan Milda, mahasiswi asal Seruyan Kalimantan Tengah. Di tengah pandemi corona, Milda yang saat proses ujian skripsi sedang berada di kampung halamannya itu merasa banyak terbantu. “Ujian online ketika sedang ada wabah seperti saat ini sangat menguntungkan semua pihak, ujian bisa di lakukan di rumah dan dapat dilakukan dengan baik,” ungkap mahasiswi yang memiliki judul penelitian “An analysis of Translating Idiom Strategies in The Adventures of Tom Sawyer by Mark Twain” itu.

Bayu Hendro Wicaksono, Ph.D selaku salah satu dewan penguji sekaligus Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris menyatakan bahwa proses pembelajaran di tengah pandemi Covid-19 tetap harus berjalan dan platform online sebagaimana telah dipakai sebelum pandemi layak untuk dioptimalkan baik dalam pembelajaran online regular maupun ujian akhir mahasiswa. “Saya turut bangga bahwa mahasiswa dan pengajar kita dapat menggunakan platform online ini dengan baik walaupun dalam kondisi yang serba terbatas seperti saat ini. Apa yang kita lakukan ini adalah sebagai upaya memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar,” tandas Bayu. raf

Cahya Intan Syafinaz sedang menjalani sidang akhir skripsi dengan empat dosen penguji (11/4).

Milda saat dinyatakan lulus oleh dewan penguji usai sidang skripsi berlangsung (11/4).

Shared: