Umi Tursini, Ph.D, Alumnus Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM Jadi Miliarder

Sabtu, 06 Oktober 2018 19:35 WIB

Melirik pangsa pasar online yang menjanjikan, Umi Tursini, alumnus Prodi Bahasa Inggris UMM angkatan tahun 1999 memulai usaha sepatu pada Maret 2017. Baru sekitar satu tahun berdiri, omzet usaha Umi Tursini telah tembus miliaran rupiah. Untuk itu, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris mengundang Umi Tursini sebagai pemateri kunci dalam workshop penyusunan mata kuliah kewirausahaan di laboratorium bahasa UMM (6/10).

Umi Tursini mengawali usahanya dengan melakukan survey pasar untuk mencari produk. Dapatlah ia ide memproduksi sepatu laki-laki yang murah. Menurut analisanya produk sepatu laki-laki yang banyak di pasaran harganya masih berkisar di atas 100 ribu rupiah dan modelnya pun kurang menarik. Bekerjasama dengan tiga pengrajin binaannya di Mojokerto, Umi memesan masing-masing 3 kodi dengan varian model dan warna yang berbeda. “Saya termasuk tipe risk taker jadi saya berani mengeluarkan modal yang lumayan untuk ongkos produksi pada saat itu,” terang Umi yang juga berprofesi sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di malang itu.

Setelah produk siap, tahap selajutnya adalah branding. Berbekal kemampuan bahasa Inggris, Umi, alumnus UNSW Australia itu menamai produknya dengan Salvo dan Salvora, yang artinya tembakan bertubi-tubi. Ia berharap dengan nama itu akan mendapatkan order yang melimpah. Sontak saja, pada harbolnas (hari belanja online nasional) Desember 2017 lalu, Umi dan timnya mendapat order ribuan sepatu hingga omsetnya pun tembus 1 Milyar.

Umi mengaku sukses melalui pemasaran model market place, seperti Lazada. Ia memanfaatkan pemasaran yang gratis dan pasarnya terbuka luas itu dengan hanya mempekerjakan 8 karyawan sebagai tim admin dan packing. Kini, ia pun telah memiliki kerjasama dengan ratusan pengrajin yang ada di Mojokerto, Tanggulangin, dan Surabaya. Dalam waktu dekat ia pun diundang ke China untuk mengembangkan produknya.

Dalam workshop tersebut, Umi menyarakan kepada dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan agar mendorong mahasiswa untuk memulai usaha online, karena itu adalah dunianya anak muda, terkait waktupun sangat fleksibel. Ke depan, Umi memfasilitasi mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM untuk melakukan survey lapang ke gudang miliknya yang berlokasi di belakang kampus 3 UMM dan ia pun terbuka jika mahasiswa ingin magang di lokasi usahanya. (raf)

Umi Tursini mengisahkan cerita sukses bisnisnya di hadapan dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan (6/10).

Shared: